ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Gerakan Hijau Sejuk NTT Ku, Komitmen Bersama Hadapi Perubahan Iklim dan Wujudkan NTT Sejahtera

Avatar photo
Reporter : AVRANDO Editor: ANTON TAOLIN
  • Bagikan

Dalam pesan penutupnya, Andriko menegaskan bahwa gerakan ini bukan hanya tentang menanam pohon, tetapi juga tentang membangun kebersamaan untuk masa depan yang lebih baik. Ia mengajak semua pihak untuk terus peduli dan berkolaborasi dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan.

“Gerakan Hijau Sejuk NTT Ku adalah langkah nyata untuk menjadikan NTT lebih hijau, sejuk, dan sejahtera. Mari kita bangkit bersama, berkontribusi untuk bumi yang lebih sehat,” tutup Andriko.

Sementara itu Kepala BPDAS Benain Noemina Kludolfus Tuames dalam laporannya menyebutkan kegiatan menanam dalam rangka Bulan Menanam Gerakan Sejuk Nusa Tenggara Timur Ku pada rangkaian kegiatan HUT ke 66 Provinsi NTT ini dilaksanakan diatas areal  1,25 ha milik Keuskupan Agung Kupang di Kelurahan Kayu Putih Kota Kupang.

Baca Juga :  Tingkatkan Pelayanan Melalui APEL SI JEMPOL

Bibit yang ditanam 402 batang dengan rincian : Klengkeng 60 batang, Glodokan  30 batang, Durian 30 batang, Jambu Bol 70 batang, jambu Kristal 70 batang, Mangga 54 batang, Jeruk 24 batang, Ketapang 50 batang dan Tabebuya 34 batang.

“ Bibit yang ditanam hari ini diambil dari Persemaian Fatukoa BPDAS Benain Noelmina dan Persemaian Dinas LHK Provinsi NTT ,” kata Kludolfus Tuames.

Baca Juga :  Puluhan Ternak Sapi Mati Mendadak

Dalam rangka mengurangi iklim global jelas Kludolfus, diperlukanpartisipasi semua elemen masyarakat melalui upaya mempertahankan dan menambah tutupan lahan hijau.

“ Tujuan utama dari kegiatan ini adalah meningkatkan tutupan lahan hijau, memperbaiki kualitas lingkungan, serta mendorong kesadaran masyarakat untuk aktif dalam pelestarian lingkungan hidup ,” jelas Kludolfus.

Disebutkan kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk menanam pohon,  tetapi juga membangun semangat kebersamaan dalam menjaga dan melestarikan lingkungan hidup.

Baca Juga :  Dukung RPM Malaka. Petani Desa Laleten Saluran Irigasi Weliman

“ Kami berharap melalui kolaborasi semua pihak, lingkungan yang lebih hijau dan sejuk dapat terwujud di Provinsi Nusa Tenggara Timur,” tutup Kludolfus Tuames.

  • Bagikan