Selain itu lanjut Janto, BPJN juga mengerjakan peningkatan ruas jalan Burung–Labon sepanjang 10,3 kilometer dengan nilai kontrak Rp56 miliar. Proyek ini ditargetkan selesai pada Desember 2025.
Dia menyebutkan hingga akhir Agustus, progres fisik pekerjaan baru mencapai 10,9 persen dari rencana 11,3 persen, atau terdapat deviasi 0,4 persen. Sementara progres keuangan mencapai 23,4 persen, namun sebagian masih berupa uang muka yang belum ditarik kontraktor.
“Pekerjaan terus dikejar agar sesuai target. Kami berharap dukungan semua pihak sehingga akses ke hunian tetap bisa segera digunakan masyarakat terdampak erupsi Lewotobi,” tambah Janto.
Selain pembangunan akses jalan, BPJN NTT juga melaksanakan konservasi jalan dan penggantian jembatan pada sejumlah titik yang masuk paket pekerjaan tahun ini
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











