Video ini memicu gelombang keprihatinan dari masyarakat. Banyak warganet yang menyampaikan duka cita sekaligus menyoroti kondisi jalan rusak ekstrem di wilayah pedalaman yang masih terjadi di tahun 2025.
“Sudah tahun 2025 hendaknya akses jalan diperhatikan sama pemerintah,” tulis akun @peci99.
“Tuhan berkati saudara-saudaraku di sana, Tuhan kuatkan selalu,” tulis akun @jose***iaa.
Kejadian ini kembali menegaskan bahwa infrastruktur dasar di wilayah pedalaman masih jauh dari layak, bahkan untuk keperluan darurat seperti evakuasi jenazah. Fakta bahwa seorang abdi negara harus dibawa pulang dengan sepeda motor karena ambulans tak bisa lewat adalah tamparan keras bagi para pengambil kebijakan.
Jalanan rusak tidak hanya menghambat aktivitas, tapi juga mengorbankan martabat dan kemanusiaan. Pemerintah pusat dan daerah dituntut segera melakukan evaluasi dan perbaikan konkret, bukan sekadar janji dan seremonial.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











