Rombongan Pemkab Kupang berangkat dari Kupang pada Sabtu pagi. Sebelum menuju Nagekeo, rombongan terlebih dahulu tiba di Ende untuk menyalurkan bantuan tahap awal.
Perjalanan tersebut kemudian dilanjutkan menuju Nagekeo untuk melihat secara langsung kondisi masyarakat dan wilayah yang terdampak gempa bermagnitudo 7,7 pada 15 Agustus 2026.
Kehadiran jajaran Pemkab Kupang secara langsung di lokasi menjadi bentuk dukungan moral sekaligus material. Yosef berharap masyarakat terdampak tidak merasa berjalan sendirian dalam menghadapi masa sulit pascabencana.
“Kita terus berdoa agar proses pemulihan berjalan cepat, gempa bumi ini segera berlalu, dan masyarakat dapat kembali normal merehabilitasi hal-hal yang rusak,” katanya.
Pemkab Kupang juga berharap pemerintah pusat terus memberikan perhatian terhadap proses penanganan dan pemulihan pascagempa Flores. Menurut Yosef, percepatan pemulihan membutuhkan sinergi pemerintah, dunia usaha, lembaga sosial dan masyarakat.
“Kami datang lengkap. Kami tahu kami datang untuk basudara di sana. Tuhan jaga dan pelihara kita semua,” ucap Yosef.
Di tengah luka akibat bencana, Yosef menitipkan pesan agar masyarakat tetap kuat dan tidak kehilangan harapan. “Kami berdoa supaya segera pulih, masyarakat tetap semangat dan bangkit, karena kita yakin kemurahan Tuhan itu pasti ada,” tutupnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











