Sekitar pukul 12.30 Wita, personel melakukan patroli humanis dan memberikan imbauan kepada para pengungsi, khususnya di Posko Desa Konga dan Hunian Sementara (Huntara). Masyarakat diarahkan menuju pos kesehatan di Desa Konga, tempat tim dari Biddokkes Polda NTT membuka layanan medis tanpa pungutan biaya.
“Seluruh pengungsi yang membutuhkan perawatan medis bisa langsung datang ke pos kesehatan. Pemeriksaan dilakukan oleh tim medis kami secara gratis dan profesional,” jelas Kombes Pol Henry.
Patroli dan Pembagian Masker
Pada pukul 13.00 Wita, personel gabungan kembali melaksanakan patroli di sepanjang Jalan Negara, sembari melakukan pembersihan sisa abu vulkanik serta membagikan masker kepada pengendara roda dua dan empat yang melintas. Upaya ini dilakukan untuk menjaga keselamatan warga dan mencegah gangguan kesehatan akibat abu vulkanik. “Kami pastikan jalur transportasi tetap aman dilalui dan masyarakat terlindungi dari risiko abu vulkanik,” ungkap Kabidhumas.
Evakuasi dan Penanganan Cepat
Pukul 16.10 Wita, tim gabungan menerima laporan adanya pengungsi yang sakit di salah satu Huntara. Tanpa menunggu lama, tim langsung melakukan evakuasi menuju pos kesehatan Polri di Desa Konga untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Langkah ini menjadi bukti nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat saat dibutuhkan.
Operasi kemanusiaan ini menjadi wujud nyata dedikasi Polri untuk masyarakat – tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga merangkul, melayani, dan menyelamatkan.
“Polri untuk Masyarakat, hadir dengan hati.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











