Kapolres menekankan pentingnya stabilitas keamanan sebagai fondasi pembangunan serta komunikasi erat antara aparat keamanan dan masyarakat, termasuk komunitas ojol yang punya peran strategis dalam kehidupan sosial-ekonomi sehari-hari.
Sementara itu, Bupati Sumba Timur Umbu Lili Pekuwali mengapresiasi inisiatif komunitas ojol. Menurutnya, kegiatan ini adalah wujud nyata tanggung jawab sosial.
“Mari kita bersama menjaga situasi yang kondusif di Sumba Timur. Dengan begitu, masyarakat bisa tetap beraktivitas dalam rasa aman dan nyaman,” ungkapnya.
Sikap Komunitas Ojol
Perwakilan komunitas ojol Maxim Waingapu, Ari Suprapto, menegaskan komitmen mereka untuk menjaga kedamaian di daerah.
“Kami ingin menunjukkan bahwa ojol Sumba Timur tetap solid dan harmonis bersama TNI, Polri, dan pemerintah daerah. Kami pastikan daerah ini aman dan damai. Acara malam ini bukti bahwa kita bersatu,” ujarnya.
Ia pun menyampaikan terima kasih kepada semua pihak, khususnya Polres Sumba Timur, yang telah memfasilitasi acara doa bersama tersebut.
Simbol Persatuan
Doa bersama dan penyalaan lilin malam itu bukan sekadar penghormatan untuk almarhum Affan Kurniawan. Lebih dari itu, ia menjadi simbol persatuan, solidaritas, dan harapan akan perdamaian di tengah gejolak sosial nasional
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











