Personel Polri dan TNI serta instansi terkait lainnya akan diterjunkan untuk mengamankan gereja-gereja serta lokasi ibadah lainnya yang menjadi titik kumpul umat. Termasuk rekayasa lalu lintas untuk mencegah kemacetan pun akan dilakukan, terutama di sekitar lokasi ibadah yang diperkirakan padat saat ibadah atau misa Paskah.
Selain itu, semua pihak sepakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan kamtibmas seperti aksi terorisme, kriminalitas, maupun bencana alam. Langkah-langkah antisipasi disusun secara menyeluruh dan terkoordinasi demi menjamin rasa aman masyarakat selama perayaan berlangsung.
Polda NTT juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, dan proaktif melapor kepada aparat jika menemukan hal-hal mencurigakan di lingkungannya. Partisipasi aktif masyarakat dinilai menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam menjaga keamanan bersama.
Dengan adanya rapat koordinasi ini, Polda NTT optimistis perayaan Paskah tahun ini akan berjalan dengan khidmat, lancar, dan penuh kedamaian. Kolaborasi lintas sektoral menjadi kekuatan utama dalam memastikan setiap warga dapat menjalankan ibadah dengan rasa aman dan nyaman.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











