“Kehadiran kami di sini bukan hanya membawa bantuan materi, tetapi juga memberikan dukungan moral dan semangat bagi anak-anak yang tengah berjuang menghadapi kondisi sulit akibat erupsi Gunung Lewotobi. Anak-anak adalah harapan masa depan, mereka harus terus tersenyum dan merasa aman. Karena itu, kegiatan trauma healing menjadi sangat penting untuk membantu proses pemulihan psikologis mereka,” ujar Kombes Pol Henry Novika Chandra mewakili Kapolda NTT.
Lebih lanjut, Kombes Henry menjelaskan bahwa program trauma healing ini akan terus berlanjut selama masa tanggap darurat, dengan melibatkan tim psikolog Polri dan tenaga relawan untuk memberikan pendampingan secara berkala.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata empati dan pelayanan Polri kepada masyarakat, sekaligus menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan di tengah situasi darurat. Polda NTT menegaskan komitmennya untuk terus hadir, membantu, dan melindungi seluruh warga yang terdampak bencana, khususnya anak-anak sebagai generasi penerus bangsa
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











