Kombes Irwan menegaskan, kondisi geografis NTT yang terdiri atas banyak pulau menjadi tantangan tersendiri dalam penyaluran bantuan. Karena itu, keberadaan armada dan personel Polairud memiliki peran penting dalam mendukung distribusi bantuan melalui jalur laut.
“Dalam situasi bencana seperti ini, keselamatan masyarakat dan kelancaran distribusi bantuan menjadi prioritas. Kami akan terus mendukung upaya kemanusiaan bersama seluruh pihak agar kebutuhan warga terdampak dapat segera terpenuhi,” tegasnya.
Kapal Patroli KPC-207 Ditpolairud Polda NTT bertolak dari Pelabuhan Marina Labuan Bajo sekitar pukul 15.45 Wita dengan tujuan Pulau Papagarang. Dalam pelaksanaan tugas tersebut, personel KPC XXII-207 Ditpolairud Polda NTT turut diperkuat personel KP Pulau Padar XXII-3018 serta personel Satpolairud Polres Manggarai Barat.
Seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari penerimaan bantuan, pemuatan barang hingga persiapan keberangkatan, berlangsung aman, tertib dan lancar. Tidak terdapat kendala berarti dalam proses pemberangkatan menuju wilayah sasaran bantuan.
Langkah Ditpolairud Polda NTT ini menjadi bagian dari respons kemanusiaan Polri terhadap bencana gempa bumi di Flores. Dengan memanfaatkan armada laut, bantuan diharapkan dapat segera diterima masyarakat Pulau Papagarang sekaligus memastikan warga di wilayah kepulauan tidak luput dari perhatian dalam masa tanggap darurat bencana.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











