ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Dirpolairud Polda NTT Tegaskan Komitmen Bersama Wujudkan Zero Accident Untuk Keselamatan Berlayar

Avatar photo
Reporter : Dicky TaunaisEditor: ANTON TAOLIN
  • Bagikan

Kewajiban tour guide memiliki lisensi dan memahami aspek keselamatan wisatawan.

Pemeriksaan berkala terhadap kapal wisata yang tidak memenuhi standar kelaikan oleh KSOP.

Larangan berlayar pada malam hari di wilayah rawan kecelakaan.

Selain itu, Ditpolairud Polda NTT melalui Marnit Labuan Bajo akan terus mengintensifkan patroli, melakukan ramp check bersama instansi terkait, serta membuka ruang pengaduan masyarakat apabila menemukan potensi pelanggaran keselamatan pelayaran.

Baca Juga :  Festival “Pune Lewo” Resmi Dibuka, Upaya Hidupkan Kembali Identitas Budaya Adonara

“Kami ingin membangun budaya pencegahan. Jangan menunggu kejadian baru bertindak. Semua alat keselamatan seperti life jacket, life buoy, dan APAR harus tersedia dan berfungsi dengan baik,” tambahnya.

Dirpolairud Polda NTT menegaskan bahwa sinergi lintas sektor menjadi kunci utama mewujudkan zero accident di perairan Manggarai Barat.

“Sebagaimana komitmen Bapak Kapolda NTT, Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., Polri hadir tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memastikan keselamatan masyarakat di laut. Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, aparat, dan pelaku usaha, kita optimistis dapat menciptakan pelayaran yang aman, tertib, dan profesional,” pungkas Kombes Pol. Irwan Deffi Nasution.

Baca Juga :  Siswa SMPN 5 Kupang Tolak MBG

Melalui kegiatan ini, diharapkan Labuan Bajo tidak hanya dikenal sebagai destinasi wisata bahari kelas dunia, tetapi juga sebagai kawasan pelayaran yang mengutamakan keselamatan dan standar layanan terbaik

  • Bagikan