Selain itu, personel Polsek Adonara Timur bersama Koramil juga bersiaga di titik-titik rawan guna memutus potensi pertemuan antar massa serta mencegah meluasnya konflik.
Aparat keamanan juga telah menjalin komunikasi dengan tokoh masyarakat dari kedua desa untuk meredakan situasi serta mencegah adanya provokasi yang dapat memperkeruh keadaan.
Kapolres Flores Timur menambahkan bahwa personel tambahan dari Polres Flores Timur saat ini sedang menuju lokasi untuk memperkuat pengamanan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.
“Personel tambahan dari Polres Flores Timur sedang dalam perjalanan menuju Adonara Timur untuk memperkuat pengamanan di lokasi serta memastikan situasi tetap kondusif,” jelasnya.
Lebih lanjut, pihak Kepolisian juga akan memfasilitasi pertemuan antara kedua belah pihak dengan melibatkan Pemerintah Daerah serta tokoh adat guna mencari solusi terbaik atas sengketa lahan yang menjadi pemicu konflik.
Di samping itu, aparat Kepolisian juga terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti terjadinya bentrokan serta memastikan proses penegakan hukum berjalan secara adil dan transparan.
Keselamatan masyarakat adalah hukum tertinggi bagi kami. Saat ini fokus utama kami adalah memastikan anak-anak berada dalam kondisi aman serta massa dapat menarik diri. Kami juga mengimbau seluruh masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang tidak bertanggung jawab dan mempercayakan penanganan permasalahan ini kepada TNI–Polri bersama pemerintah daerah, tegas Kapolres.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











