“Perjalanan Isra Mi’raj adalah simbol ketangguhan spiritual dan mental yang luar biasa. Nabi Muhammad SAW menghadapi ujian besar, namun tetap teguh dengan keyakinannya. Ini menjadi pelajaran bagi kita semua, bahwa dalam menghadapi percepatan zaman seperti sekarang, iman dan ketakwaan harus menjadi pegangan utama,” ujar Ustad Sofyan.
Ustad Sofyan juga mengingatkan prajurit dan Persit Korem 161/Wira Sakti agar tidak terjebak oleh dampak negatif perkembangan teknologi, seperti informasi yang menyesatkan.
“Gunakan teknologi sebagai alat untuk memperkuat diri, menambah ilmu, dan membangun hubungan yang lebih baik dengan sesama,” tambahnya.
Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW., juga dilaksanakan oleh satuan jajaran Korem 161/Wira Sakti di Nusa Tenggara Timur.
Turut hadir pada kegiatan Isra Mi’raj yaitu; Kasrem 161/Wira Sakti, Kasi Pers Kasrem 161/Wira Sakti, Kabalak Aju Kodam IX/Udayana, Wakil Ketua Persit KCK Koorcab Rem 161 PD IX/Udayana dan Pengurus serta seluru Perwira Bintara Tamtama dan PNS Korem 161/Wira Sakti.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











