Kenangan yang Abadi
Kisah pilu turut diungkapkan oleh Marietje Margaretha Ay-Ndoen, ibu dari Philipus David Ay. Ia mengenang putranya yang merupakan anak bungsu dan bercita-cita mengikuti jejaknya sebagai jaksa. “Deddy mungkin panik sehingga masuk ke dalam mobil dinas yang akan dibawa ke Kejari Rote. Ia tenggelam bersama mobil itu, dan hingga kini jasadnya belum ditemukan,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.
Sementara itu, Engkus Kusdinar bersama Soleman Bolla saat itu turut membawa seorang tahanan bernama Pangloli’. Tahanan tersebut dikenang sebagai sosok yang berjiwa mulia karena membantu menyelamatkan banyak penumpang dengan membagikan pelampung di tengah kepanikan.
Menghormati Dedikasi dan Pengabdian
Doa bersama ini menjadi pengingat bagi seluruh aparat penegak hukum akan beratnya tugas yang diemban, terutama di wilayah terluar Indonesia. Kejati NTT berharap momen ini dapat menginspirasi insan Adhyaksa untuk terus mengabdi dengan penuh dedikasi dan keberanian.
“Semoga arwah para almarhum diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan pengabdian mereka senantiasa menjadi teladan bagi kita semua,” tutup Wakajati NTT dalam doa penuh harapan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











