KUPANG, fokusnusatenggara.com — Buser Polres Kupang, Kupang, Polda NTT tengah melakukan pengejaran terhadap empat orang pelaku pengeroyokan terhadap Riyan Ronal alias Ratu (32), warga RT 017 RW 008 Desa Pariti, Kecamatan Sulamu yang menjadi petugas keamanan di lokasi proyek perumahan 2.100, Desa Camplong II, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang, Senin dini hari.
Kapolres Kupang AKBP Anak Agung Gde Anom Wirata, S.I.K., M.H melalui Kapolsek Fatuleu, Ipda David Fangidae, membenarkan adanya laporan pengeroyokan tersebut.
Kejadian pengeroyokan itu berlangsung di lokasi perumahan 2100, Desa Camplong II, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang, tepatnya di sekitar instalasi pengelolaan air bersih (IParusus).
Kapolres Kupang AKBP Anak Agung Gde Anom Wirata mengatakan pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengidentifikasi para pelaku yang masih melarikan diri.
“Kami akan memproses kasus ini secara serius, sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku,” ujarnya.
Menurut dia insiden terjadi sekitar pukul 00.20 Wita ketika korban tengah bertugas melakukan patroli malam di area tersebut dan saat kembali ke pos jaga, korban menemukan kain hitam di tempat tidurnya. Setelah kain tersebut diangkat, ditemukan seekor ular mati, yang kemudian dibuang oleh korban ke semak-semak di sekitar lokasi.
Saat korban kembali ke pos dan sedang bermain ponsel, ia mendengar suara bisik-bisik di sekitar pos jaga. Tidak lama berselang, empat orang tak dikenal tiba-tiba muncul di hadapannya sambil memegang batu. Salah satu pelaku kemudian bergerak dari belakang dan langsung memukul punggung korban dengan batu.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











