ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Pemkot Gelar HLM TPID dan TP2DD, Bahas Pengendalian Inflasi dan Digitalisasi Daerah

Avatar photo
Reporter : DICKY TAUNAISEditor: ANTON TAOLIN
  • Bagikan

Dukungan ketersediaan pangan disampaikan oleh Kepala Perum Bulog Wilayah NTT, Himawan Kartika Nugraha. Ia memastikan stok beras untuk Kota Kupang mencapai 5.800 ton, terdiri atas 245 ton beras premium dan 20 ton beras khusus untuk program stunting. Selain itu, tersedia juga minyak goreng sebanyak 17 ribu liter dan gula pasir 63 ton. Bulog bekerja sama dengan PT Pos Indonesia untuk menjual beras SPHP seharga Rp12.300 per kilogram, lebih murah dari harga pasar Rp13.100. Operasi pasar ini digelar di sembilan outlet PT Pos di Kota Kupang, serta di sejumlah kecamatan, masjid, dan gereja.

Baca Juga :  Wali Kota Kupang Apresiasi REI NTT: Industri Properti Gerakkan Banyak Sektor

 

Hasil diskusi dalam HLM ini menghasilkan beberapa rekomendasi penting bagi TPID Kota Kupang, antara lain:

  1. Pelaksanaan operasi pasar murah dan Gerakan Pangan Murah (GPM).
  2. Sidak ke pasar dan distributor untuk menjamin ketersediaan barang.
  3. Gerakan menanam komoditas strategis.
  4. Dukungan transportasi melalui APBD.
  5. Pemanfaatan Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk pengendalian inflasi.
  6. Kerja sama antar daerah dalam menjaga kelancaran pasokan.
Baca Juga :  Sunday Market Buat Orang Kupang (SABOAK): Ruang UMKM Tumbuh, Wajah Ekonomi Rakyat Bersinar

 

Untuk TP2DD Kota Kupang, rekomendasi yang dihasilkan meliputi:

  1. Penerapan digitalisasi dalam pembayaran pajak dan retribusi, disertai insentif bagi wajib pajak yang menggunakan kanal digital.
  2. Pembentukan Satuan Tugas Optimalisasi Pendapatan Daerah.

 

Menutup acara, Wali Kota Kupang menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjawab tantangan inflasi dan mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). “Saya percaya kolaborasi itu tidak mengenal hirarki. Matahari yang begitu besar mampu bekerja sama dengan sebidang tanah untuk menumbuhkan kehidupan. Begitu juga dengan kita, mari bergandeng tangan untuk Kota Kupang yang lebih baik,” ungkapnya.

Baca Juga :  Stok BBM Untuk NTT Aman

 

Acara ditutup dengan penyerahan sertifikat penghargaan TP2DD Kota Terbaik I Wilayah Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua (Nusampua) dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI kepada Pemerintah Kota Kupang, yang diserahkan oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT dan diterima langsung oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang

 

 

  • Bagikan