Pada tempat yang sama, Direktur CV.Berkat Mandiri, Ongky Manafe menyatakan kesediaannya untuk menuntaskan pekerjaan minor sebagaimana yang telah disebutkan PPK.
“Kami akan segera selesaikan pekerjaan minor itu, apa lagi masa pemeliharaannya masih 8 bulan ke depan,” janji Ongky.
Sebelumnya, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTT, Zet Sony Libing mengatakan, rumah kemasan yang dibangun Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Pemprov NTT) untuk menjawab persoalan packing yang selama ini dialami UMKM di NTT.
“Banyak UMKM kita di NTT produknya bagus, tapi lemah di kemasan,” ungkap Mantan Kadis Pariwisata NTT itu.
Menurut Sony, selama ini para UMKM di NTT mendatangkan kemasan dari Surabaya dengan harga mahal.
Kalau pun kemasannya tidak didatangkan dari Surabaya, ia pastikan, produk yang kualitas bagus sekalipun hanya dibungkus menggunakan plastik hitam.
Karena nilai pikat dari bungkusannya tidak menarik, maka harga produk yang seharusnya mahal akhirnya menjadi murah.
Ia berharap, dengan adanya rumah kemasan ini nanti, semua produk lokal dari kabupaten/kota di NTT sebelum dijual bisa dibawa ke rumah kemasan untuk dilakukan packing.
Ia optimis, dengan kualitas produk yang bagus ditambah daya pikat bungkusan yang menarik bisa dijual dengan harga mahal
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











