ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Flores Tak Sendirian! Wabup Alor Rocky Winaryo Tempuh 3 Jam Antar Bantuan ke Korban Gempa Ende

Avatar photo
Reporter : Dicky TaunaisEditor: ANTONIUS TAOLIN
  • Bagikan
al

ENDE, fokusNusaTenggara.com  —  Kalimat “Flores tidak sendirian” tidak hanya disampaikan dari kejauhan. Wakil Bupati Alor Rocky Winaryo, SH, MH, membawanya langsung ke tengah-tengah masyarakat yang terdampak gempa bumi di Kabupaten Ende.

Minggu (30/8/2026), Rocky bersama rombongan Pemerintah Kabupaten Alor tiba di Ende membawa bantuan Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Alor. Bantuan senilai sekitar Rp265 juta itu disalurkan dalam bentuk tikar, selimut, sembako dan berbagai kebutuhan lainnya.

Setibanya di Bandara Aroebusman Ende, Rocky dan rombongan disambut Sekretaris Daerah Kabupaten Ende. Dari bandara, rombongan kemudian bergerak menuju Posko BPBD Kabupaten Ende untuk menyerahkan bantuan secara resmi kepada Pemerintah Kabupaten Ende.

Baca Juga :  Ungkapan Cinta Ala Stevi Harman Untuk Sang Papa

Rombongan Pemkab Alor terdiri dari Kepala Pelaksana BPBD Alor Obeth Bolang, Staf Ahli Pemkab Alor Martinus De Porres, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Marsel Bayobilly serta sejumlah personel BPBD Kabupaten Alor.

Di Posko BPBD Ende, bantuan tersebut diterima Wakil Bupati Ende Dominikus Mere bersama Asisten II Setda Ende, Kalak BPBD Kabupaten Ende dan sejumlah pejabat lainnya. Penyerahan bantuan ditandai dengan berita acara serah terima.

Namun perjalanan Rocky tidak berhenti di Posko BPBD. Setelah penyerahan secara resmi, ia bersama rombongan melanjutkan perjalanan menuju Kecamatan Maukaro, wilayah di bagian utara Kabupaten Ende yang menjadi salah satu kawasan terdampak parah gempa bumi 15 Agustus 2026.

Baca Juga :  Perayaan Natal dan Tahun Baru SMKN 2 Kupang: Memperkuat Integritas dan Kolaborasi Menuju Era Baru

Untuk mencapai Maukaro, rombongan harus menempuh perjalanan sekitar tiga jam. Perjalanan pulang-pergi pun mencapai enam jam. Di tengah kondisi pascabencana,

Rocky memilih datang langsung untuk melihat kondisi warga dan menyerahkan bantuan kepada masyarakat terdampak.

“Flores Tidak Sendirian”

Rocky Winaryo mengatakan kehadiran Pemerintah dan masyarakat Alor di Flores merupakan bentuk solidaritas antarsesama warga Nusa Tenggara Timur. Menurut dia, bencana yang menimpa Flores bukan hanya menjadi persoalan masyarakat di wilayah terdampak, tetapi merupakan duka bersama seluruh masyarakat NTT.

Baca Juga :  Uskup Larantuka Resmikan Kapela Santo Yosef Dokeng Adonara : Tanda Iman yang Hidup dan Hati yang Terbuka

“Bencana di Flores adalah penderitaan kita bersama. Flores tidak sendirian. Karena itu, kami datang untuk membantu saudara-saudara kita yang menjadi korban gempa,” kata Rocky Winaryo, Minggu (30/8/2026).

Ia menegaskan, bantuan yang dibawa ke Ende bukan semata-mata bantuan pemerintah. Di dalamnya terdapat kepedulian masyarakat Alor yang ikut mengambil bagian untuk meringankan beban warga Flores yang sedang menghadapi masa sulit akibat bencana.

  • Bagikan