ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Lima Orang Meninggal akibat Gempa M7,7 Flores, Pemprov NTT Fokus Evakuasi dan Buka Akses

Avatar photo
Reporter : Dicky TaunaisEditor: ANTONIUS TAOLIN
  • Bagikan
Gem
Korban Gempa Flores yang ditemukan meninggal ( Ist )

Inilah lima orang korban Gempa di Kabupaten Manggarai

KUPANG, fokusNusaTenggara.com  — — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur bersama Polda NTT dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mempercepat penanganan gempa bumi yang mengguncang wilayah Flores, Sabtu (15/8/2026) pagi. Fokus utama penanganan adalah evakuasi korban, pendataan kerusakan, pembukaan akses serta memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak terpenuhi.

Gempa utama tercatat berkekuatan Magnitudo 7,7 dan berpusat sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo. BMKG menyebut gempa terjadi pada Sabtu pagi dan memicu peringatan dini tsunami karena mekanisme sesar naik atau thrust fault. Peringatan dini tsunami kemudian diakhiri BMKG pada pukul 07.30 WIB.

Baca Juga :  Pemprov NTT Hadiri Puncak Perayaan Natal Nasional 2025 Secara Virtual di Soe

Gubernur NTT Melki Laka Lena mengatakan pemerintah masih melakukan pendataan karena kondisi di lapangan terus berkembang. Pemerintah daerah diminta segera melaporkan jumlah korban, kondisi bangunan dan infrastruktur yang rusak agar penanganan dapat dilakukan berdasarkan data terverifikasi.

“Dengan kondisi yang ada ini, segera mengecek kondisi yang ada di masing-masing daerah. Kerusakan yang terjadi, korban jiwa yang dialami ataupun luka-luka, dan segera memberikan data itu kepada pemerintah provinsi,” ujar Melkianus dalam konferensi pers di Kupang.

Baca Juga :  Kapolda NTT Apresiasi Aksi Kemanusiaan Kapolsek Lobalain Bantu Masyarakat

Hingga Sabtu siang, jumlah korban meninggal dunia dilaporkan mencapai lima orang. Dua korban berada di Kabupaten Sikka dan tiga lainnya di Kabupaten Manggarai. Korban dilaporkan meninggal akibat tertimpa reruntuhan bangunan ketika gempa terjadi pada pagi hari. Data tersebut masih dalam proses verifikasi.

“Korban jiwa, saat ini informasi yang saya terima sudah ada lima orang: dua di Sikka, tiga di Manggarai,” kata Melkianus.

Baca Juga :  Laba Bank NTT Menurun? [Sebuah Catatan Kritis Perbandingan Laba April 2020 Dan 2023]

Ia menegaskan angka tersebut masih dapat berubah seiring proses pencarian, evakuasi dan pendataan di sejumlah wilayah.

Untuk memastikan kondisi lapangan, Gubernur NTT bersama Kapolda NTT dan unsur Forkopimda akan meninjau sejumlah wilayah terdampak di Pulau Flores.

Kapolda NTT menyiapkan pesawat untuk mendukung mobilisasi rombongan ke daerah yang dapat dijangkau melalui jalur udara.

  • Bagikan