KUPANG, fokusnusatenggara.com — Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menghadiri Perayaan Natal dan Tahun Baru Bersama Kontak Kerukunan Sosial (K2S), Keluarga Jawa Kota Kupang, dan Paguyuban Jawa Kristiani (PJK) Nusa Tenggara Timur yang berlangsung di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang, Jumat (23/01).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua PJK NTT, Th. Bambang Riyanto, S.E., Ketua K2S Kota Kupang, dr. H. M. Ikhsan, Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) NTT, Ir. Theodorus Widodo, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kota Kupang, para kepala perangkat daerah lingkup Pemerintah Kota Kupang, para tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta para ketua dan pengurus dari 36 paguyuban se-Kota Kupang.
Dalam sambutannya, Wali Kota Kupang menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada K2S, Keluarga Jawa Kota Kupang, serta PJK NTT atas kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan dan menjaga kerukunan sosial di Kota Kupang. Ia menegaskan bahwa keberadaan dan kemajuan Kota Kupang saat ini tidak terlepas dari peran K2S yang selama ini aktif membantu pemerintah daerah melalui berbagai sumbangsih, baik pemikiran, gagasan, maupun karya nyata.
“Atas nama Pemerintah Kota Kupang, dari lubuk hati yang paling dalam, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada keluarga besar K2S. Kontribusi K2S sangat besar bagi Kota Kupang,” ujar Wali Kota.
Lebih lanjut, Wali Kota memaknai tema Natal 2025 tentang kehadiran Allah untuk menyelamatkan keluarga sebagai pengingat bahwa keluarga tidak semata-mata dimaknai sebagai ikatan darah, tetapi juga sebagai ruang kebersamaan untuk saling menguatkan, mengasihi, dan bertumbuh bersama. Ia menilai komunitas seperti K2S merupakan wujud nyata dari keluarga sosial yang memperkokoh fondasi kehidupan bermasyarakat.
“Keluarga yang kuat akan melahirkan masyarakat yang kuat. Jika keluarga rapuh, maka masyarakat juga akan rapuh. Karena itu, keberadaan keluarga-keluarga sosial seperti K2S sangat penting bagi kekuatan Kota Kupang,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota juga memaparkan sejumlah capaian dan penghargaan yang diraih Pemerintah Kota Kupang sepanjang tahun 2025. Di antaranya masuk dalam 10 Besar Indeks Kota Toleran, penghargaan Kota Damai dan Inklusif, TP2DD Terbaik wilayah Bali–Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua, penghargaan pengelolaan dan transfer ke daerah terbaik dengan capaian 94,1 persen, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang melampaui target hingga 100,5 persen, serta penghargaan perencanaan pembangunan tertinggi dari Bappenas yang untuk pertama kalinya diraih Kota Kupang.
Menurut Wali Kota, berbagai capaian tersebut bukanlah hasil kerja individu, melainkan buah dari kerja bersama serta dukungan seluruh elemen masyarakat. Ia menegaskan bahwa capaian tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja pemerintahan dan pelayanan publik di tahun 2026, sembari mengakui bahwa masih banyak pekerjaan yang perlu diselesaikan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











