Wali Kota juga menyinggung hasil survei kepercayaan publik yang menunjukkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap kepemimpinan Pemerintah Kota Kupang mencapai 80,1 persen dalam delapan bulan masa kepemimpinannya. Ia menilai capaian tersebut sebagai amanah besar yang harus dijaga melalui kerja nyata dan pelayanan yang semakin baik.
Menutup sambutannya, Wali Kota mengajak seluruh keluarga besar K2S untuk terus menyalakan “cahaya-cahaya kecil” dari lingkungan keluarga dan komunitas masing-masing. Menurutnya, cahaya dari keluarga-keluarga inilah yang akan membuat Kota Kupang semakin bercahaya, rukun, dan penuh harapan.
Pada kesempatan yang sama, Ketua K2S Kota Kupang, dr. H. M. Ikhsan, menyampaikan bahwa Perayaan Natal dan Tahun Baru K2S tahun ini berlangsung dengan semangat kebersamaan yang semakin kuat dan penuh sukacita. Ia menegaskan bahwa damai Natal tidak seharusnya dimaknai sebatas ritual keagamaan semata, tetapi harus dihidupi dan ditanamkan dalam hati setiap pribadi sepanjang tahun hingga Natal berikutnya.
Lebih lanjut, dr. Ikhsan menekankan pentingnya menjaga persaudaraan dan keharmonisan dalam keluarga maupun komunitas, sejalan dengan semboyan K2S Rukun Agawe Santosa. Ia mengajak seluruh anggota K2S untuk saling menjaga, saling menutupi kekurangan, serta membangun budaya saling memberi salam dan senyum dalam setiap perjumpaan. Nilai kasih, persaudaraan, dan kedamaian yang diajarkan semua agama, menurutnya, menjadi fondasi utama untuk menciptakan kehidupan yang rukun, damai, dan sejahtera.
Sementara itu, Ketua Paguyuban Jawa Kristiani (PJK) NTT, Th. Bambang Riyanto, S.E., menyampaikan bahwa perayaan tersebut merupakan agenda tahunan K2S, khususnya melalui Bidang Kerohanian, dan pada tahun ini PJK mendapat kepercayaan untuk turut menyelenggarakan kegiatan. Ia mengapresiasi peran K2S sebagai wadah kerukunan sosial Keluarga Jawa di Kota Kupang yang telah lama dikenal melalui pelayanan sosial, salah satunya penyediaan ambulans gratis yang telah membantu banyak warga Kota Kupang.
Lebih lanjut, Bambang menjelaskan bahwa PJK hadir sebagai komunitas lintas denominasi umat Kristiani asal Jawa yang berkomitmen merawat kerukunan dan toleransi di Kota Kupang. Selain kegiatan keagamaan, PJK juga aktif dalam aksi sosial, ekonomi kerakyatan, serta pendampingan bagi pelaku UMKM. Ia menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Kupang atas dukungan fasilitas dan ruang usaha bagi masyarakat, serta menegaskan komitmen PJK untuk terus bersinergi dengan pemerintah, khususnya dalam program kebersihan dan pembangunan Kota Kupang sebagai Kota Kasih. Ia juga mengajak seluruh keluarga besar Jawa lintas agama dan budaya untuk terus bergandengan tangan membangun Kota Kupang yang rukun, damai, dan sejahtera
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











