KUPANG,fokusnusatenggara.com Paham radikalisme dan separatisme sebagai musuh bersama harus dilawan. Karena itu kontra radikal merupakan upaya untuk membangun personal guna mencegah tindakan ini.
“Pada kesempatan ini saya mewakili Bapak Kadiv Humas Polri mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan kesediaannya mengikuti acara Focus Group Discussion (FGD) ini dengan harapan dapat menambah khazanah pengetahuan kita bersama ,” kata Kombespol Erdi Chaniago dihapan para jamaah di Pondok Pesantren Al-Hikmah, Kupang ( 31/7).
Kontra radikal jelas Kombes Pol Erdi merupakan upaya menangkal kelompok tertentu melalui berbagai elemen ideologi politik, ekonomi, sosial, dan budaya (IPoleksosbud) dengan tujuan merubah paham seseorang menjadi radikal.
“ Upaya mencegah paham radikal tersebut memerlukan dukungan dari seluruh elemen. Tidak hanya Forkopimda (Pemerintah Daerah, TNI, Polri) tetapi juga peran serta dari tokoh agama, masyarakat, adat, dan pemuda yang ada ,” jelas Erdi.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











