“Misi kita adalah menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter. Unggul dalam pendidikan, unggul dalam kesehatan, dan unggul dalam budaya. Semua itu hanya bisa dicapai jika kita memiliki fasilitas pendidikan dan kesehatan yang memadai. Ini menjadi perhatian saya dan Ibu Wakil Wali Kota,” tegasnya.
Ia menambahkan, perjalanan 46 tahun SMPN 5 dalam mencetak siswa-siswi berprestasi adalah buah dari dedikasi yang sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Kota Kupang.
Pada kesempatan yang sama, Wali Kota juga menyampaikan tekad untuk menuntaskan persoalan sampah. Ia menekankan pentingnya peran sekolah dalam mendukung program kebersihan melalui edukasi dan penyediaan sarana pengelolaan sampah di lingkungan pendidikan.
“Satgas kebersihan sudah terbentuk dan pusatnya ada di DLHK, saya dan Ibu Wakil memimpin satgas ini. Kami ingin Kota Kupang bersih dan nyaman untuk semua. Karena itu, sekolah-sekolah harus menyediakan tiga jenis tempat sampah berwarna hijau, kuning, dan merah sesuai jenisnya. Untuk masyarakat, kami telah menyiapkan kontainer sampah plastik besar di tingkat RT sesuai roadmap penanganan sampah,” jelasnya.
Mengakhiri sambutannya, Wali Kota menegaskan kembali bahwa bersama Wakil Wali Kota Serena Cosgrova Francis, Pemerintah Kota Kupang berkomitmen untuk terus melayani dan bukan sekadar memerintah. Sebagai wujud kepedulian, ia juga menyampaikan dukungan berupa bantuan perbaikan lapangan olahraga guna menunjang layanan pendidikan di SMPN 5.
Sementara itu, Kepala UPTD SMP Negeri 5, Ferderik Miratade, S.Pd., menyampaikan terima kasih atas kehadiran dan dukungan Wali Kota Kupang. Ia mengaku kehadiran orang nomor satu di Kota Kupang tersebut menjadi penyemangat bagi guru, siswa, dan orang tua dalam memajukan pendidikan.
“Selama 46 tahun berdiri, kondisi infrastruktur sekolah, khususnya lapangan olahraga, belum banyak berubah. Bantuan dari pemerintah tentu akan sangat mendukung upaya peningkatan layanan pendidikan, termasuk prestasi di bidang olahraga,” ujarnya.
Terkait penanganan sampah, Ferderik menyatakan kesiapan sekolah untuk mendukung penuh kebijakan pemerintah. Ia menyebutkan bahwa pihak sekolah telah memulai simulasi pengelolaan sampah dan menyediakan tiga tempat sampah sesuai jenisnya sebagai bentuk komitmen menjaga kebersihan lingkungan sekolah.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











