ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Sebanyak 20 Ribu Warga Kota Kupang Belum Terdaftar BPJS

Avatar photo
Editor: ANTON TAOLIN
  • Bagikan

“Kalau ada perusahaan yang tidak mendaftarkan pekerjanya, izinnya bisa diperiksa kembali. Harus ada efek jera,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, BPJS Kesehatan juga menyampaikan perkembangan iuran, realisasi pembiayaan layanan di 14 rumah sakit mitra di Kota Kupang, serta tantangan tunggakan iuran dari segmen pekerja maupun PNS/PPPK. Wali Kota menegaskan, meski kondisi fiskal daerah sedang berat akibat efisiensi anggaran dari pemerintah pusat, Pemkot Kupang tetap berkomitmen mencari solusi agar layanan kesehatan masyarakat tidak terganggu.

Hadir dalam pertemuan tersebut Kepala Bagian Keuangan BPJS Kesehatan Cabang Kupang, Dessy Natalia Adoe dan Staf Kepesertaan BPJS Cabang Kupang, Linda Sarkim. Turut mendampingi Wali Kota, Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, drg. Retnowati, M.Kes.

Baca Juga :  Wali Kota Kupang Apresiasi GMIT Jadi Pelopor Gereja Ramah Disabilitas di Indonesia

Pertemuan yang berlangsung hangat itu ditutup dengan komitmen bersama untuk memperkuat kolaborasi.

“Kami bersyukur bisa berdiskusi banyak hal hari ini. Saya yakin dengan kerja sama yang kuat, kesehatan warga Kota Kupang bisa semakin baik,” pungkas Wali Kota.

  • Bagikan