ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Sebanyak 20 Ribu Warga Kota Kupang Belum Terdaftar BPJS

Avatar photo
Editor: ANTON TAOLIN
  • Bagikan

KUPANG, fokusnusatenggara.com.com —  Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo menegaskan bahwa sektor kesehatan menjadi salah satu prioritas utama pemerintahannya.

Hal itu disampaikannya saat menerima audiensi Kepala Cabang BPJS Kesehatan Kupang, Ario Trisaksono di Ruang Kerja Wali Kota Kupang, Jumat (22/8/2025).

“Karena saya juga dokter, wajah kesehatan di Kota Kupang itu menjadi salah satu prioritas. Untuk itu, kami sangat membutuhkan kerja sama erat dengan BPJS Kesehatan. Kalau tidak, nanti orang bilang wali kotanya dokter kok kesehatannya macet,” tegas dr. Chris.

Baca Juga :  PDAM Kota Kupang dan UNKRIS Perkuat Kolaborasi Kelola Mata Air Hitam untuk Layani 500 Rumah Warga

Dalam pertemuan tersebut, Kepala BPJS Kesehatan Kupang menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kota Kupang yang berhasil mencapai Universal Health Coverage (UHC) Prioritas, sehingga peserta baru bisa langsung aktif di hari yang sama saat didaftarkan. Dengan capaian ini, Kota Kupang menjadi salah satu daerah di NTT yang memenuhi kriteria nasional, bersama 21 kabupaten/kota lainnya.

Baca Juga :  Tahun Ini Pemkot Kupang Berlakukan Sistim Pembayaran Pajak Online

Selain membahas capaian, pertemuan juga menyoroti sejumlah tantangan, antara lain masih adanya 20 ribu warga Kota Kupang yang belum aktif sebagai peserta BPJS Kesehatan. Dari jumlah tersebut, sebagian adalah pekerja di sektor swasta yang seharusnya ditanggung pemberi kerja.

Menanggapi hal ini, Wali Kota menegaskan pentingnya intervensi pemerintah daerah. Ia bahkan berencana mengeluarkan surat edaran agar perusahaan dan pelaku usaha memastikan seluruh karyawannya terdaftar di BPJS Kesehatan.

  • Bagikan