Menurut Rizal, penerapan SPIP yang baik tidak hanya meningkatkan kepatuhan dan akuntabilitas, tetapi juga mendorong peningkatan kinerja. “Pemahaman pimpinan terhadap SPIP adalah kunci sukses implementasi. Dengan SPIP yang matang, kita dapat mengelola risiko secara efektif dan mencapai sasaran strategis organisasi,” ungkapnya.
Rizal juga menyoroti pentingnya pengisian Kertas Kerja Evaluasi (KKE) dan teknik pengumpulan data pendukung dalam penilaian kualitas SPIP. Ia berharap melalui Bimtek ini, para peserta mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh untuk meningkatkan efektivitas dan akurasi pengendalian intern di lingkungan Pemerintah Kota Kupang.
Di akhir sambutannya, Jeffry berharap Bimtek ini menjadi wadah strategis untuk meningkatkan pemahaman, kapasitas, dan kolaborasi antarperangkat daerah dalam pelaksanaan SPIP. Ia juga mengingatkan agar peserta yang hadir tetap konsisten mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai.
“Pengetahuan yang diperoleh dari kegiatan ini tidak hanya menjadi wawasan, tetapi juga harus diterapkan dalam tugas dan fungsi masing-masing untuk mendukung terciptanya Kota Kupang yang lebih baik,” pungkasnya.
Kegiatan Bimtek SPIP Terintegrasi 2025 ini diharapkan mampu memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan, bersih, dan berorientasi pada pelayanan publik di Kota Kupang.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











