“Pengakuan Kepala Sekolah, karena Remigius Kanalaka lebih banyak tugas di desa dan urus Dana BOS sehingga tidak punya waktu untuk mengajar di kelas. Itu sebabnya guru pengganti yang direkomendasikan disdik Sumba Barat Daya untuk menerima TKG ,” kata Catherina Horo, Selasa ( 01/7).
Kehadiran Disdik SBD di tengah polemik TKG untuk berlaku adil. Menurutnya, hanya guru yang memenuhi syarat yang menerima tunjangan itu.
Diduga kedatangan Bupati SBD, Ratu Ngadu Banu Wulla ke Disdik SBD, pada Selasa, 1 Juli 2025 diduga atas aduan Remigius terkait tunjangannya yang tidak diproses oleh Disdik.
Seperti dalam video viral tersebut, Ratu Wulla mengamuk di Disdik SBD dan membentak-bentak Catherina Horo selaku Staf Disdik.
Ratu Wulla dengan suara lantang mempertanyakan tunjangan Remigius yang tidak diproses sambil membentak-bentak Staf Disdik.
Meski Staf Disdik yang dibentak-bentak mencoba berusaha menjelaskan alasan tersbut, justru tidak diberikan waktu untuk menjelaskannya.
Suasana semakin keruh dan heboh di Kantor Disdik lantaran terjadi “adu mulut” nyaris “adu jotos” karena dalam video itu juga, Ratu Wulla telah berhasil memegang tangan Catherina.
“Ketika saya menjelaskan, selalu saya tidak sampai selesai karena “dipotong” oleh Ibu. Padahal saya sebagai Staf berkewajiban untuk menjelaskan,” sambungnya.
Terpisah, Bupati SBD, Ratu Wulla yang dihubungi media ini belum memberikan pernyataan resminya terkait polemik TKG karena saat ini dirinya masih sedang mengikuti kegiatan sidang.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











