Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara Pemkot Kupang dan Balai Jalan Nasional untuk memastikan pembangunan berjalan lancar. “Sinergi yang kuat akan menjadi kunci keberhasilan, terutama dalam sosialisasi kepada masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Kasi Pembangunan Jalan dan Jembatan BPJN NTT, Ketsia A.S. Lanoe pada kesempatan itu menjelaskan, rencana pembangunan Jembatan Oesapa meliputi pelebaran menjadi 10 meter dengan panjang 100 meter.
“Kami berharap Pemkot Kupang membantu koordinasi dengan dinas teknis dan masyarakat untuk mendukung kelancaran pembangunan,” jelasnya.
Pertemuan ditutup dengan kesepakatan untuk melakukan sosialisasi bersama pada 20 Januari 2025 di lokasi proyek, guna memastikan masyarakat memahami dan mendukung proyek ini.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











