Menurut Simon Petrus Kamlasi, saat masih aktif di TNI, dirinya bertugas pada bagian peralatan senjata. Dimana, bagian ini khusus merawat dan membuat senjata, amunisi serta kendaraan – kendaraan taktik perang.
Dijelaskannya, saat aktif pada TNI, dirinya yang merakit kendaraan taktis untuk perang yang namanya di Komodo, yang kini digunakan oleh Kodim – Kodim di NTT.
“Kendaraan taktis perang diberi komodo karena yang merancang dan merakitnya adalah anak NTT sehingga diberinama komodo,” ungkap Simon Petrus Kamlasi.
Selain merakit kendaraan taktis perang untuk TNI – AD, lanjut Simon Petrus Kamlasi, dirinya merakit mesin untuk mesin pompa Hidram yang digunakan oleh TNI – AD untuk kepentingan rakyat indonesia termasuk di Kabupaten Ende.
Ditambahkan Simon Petrus Kamlasi, khusus untuk Kabupaten Ende yang merupakan daerah pegunungan akan dilakukan replika untuk kepentingan rakyat didaerah pegunungan.
“Pompa hidram ini tidak memakan biaya yang mahal. Kita akan menghemat arus listrik dimana kita menggunakan tenaga matahari sebagai pengganti listrik. Sehingga, biaya yang keluar tidak begitu mahal,” tutup SPK.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











