ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Topik : 

Tangis Haru Katarina Nitbani Saat Rumahnya Dibedah Simon Petrus Kamlasi

Avatar photo
Reporter : AVRANDOEditor: ANTONIUS TAOLIN
  • Bagikan

“Sudah puluhan tahun saya tinggal digubuk kurang layak itu,” kata Katarina sambil meneteskan air mata, Sabtu (21/9/2024).

Mendapat laporan dari Kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tentang kondisi yang dialami Mama Katarina, Simon Petrus Kamlasi merasa Ibah. Spontan, dia langsung bersedia membantu dengan uang pribadinya. Simon Petrus Kamlasi menyerahkan perpuluhannya untuk merubah gubuk reot Mama Katarina menjadi rumah layak huni.

“Ini merupakan perpuluhan saya. Saya ikhlas membantu bapa dan mama saya ini,” kata Simon Petrus Kamlasi.

Baca Juga :  Kemanusiaan jadi Prioritas, SPK Tinggalkan Kampanye Langsung Sambangi Korban Bencana di Flotim

Bantuan ini, kata Simon Petrus Kamlasi, sudah ia lakukan sejak beberapa tahun yang lalu. Ia hanya berharap, apa ia lakukan bisa bermanfaat bagi siapapun yang berkekurangan, seperti yang dialami Mama Katarina.

“Semoga kedepan, saya bisa bermanfaat lebih luas lagi untuk kesejahteraan masyarakat NTT,” pungkas Simon Petrus Kamlasi saat menyerahkan secara simbolis bantuan rumah layak huni usai deklarasi akbar Paket SIAGA di lapangan Puspemnas Soe, TTS. (*)

  • Bagikan