ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

SIAGA Tampil Memukau di Panggung KPU NTT,  Miliki Political Leadership Mumpuni

Avatar photo
Reporter : AVRANDO Editor: ANTON TAOLIN
  • Bagikan

Simon Petrus Kamlasi bukanlah sosok baru di dunia publik. Sebagai pensiunan Brigadir Jenderal TNI, ia dikenal luas berkat kemampuannya dalam membangun teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat, seperti pompa hidram yang sangat membantu dalam mengatasi krisis air. Ide dan gagasannya ini kini dipakai oleh institusi TNI dalam programnya TNI Manunggal Air.

Berkat dedikasi dan kepeduliannya terhadap masyarakat, Simon bahkan menerima penghargaan dari MURI.

Menanggapi pernyataan Simon, seorang jurnalis senior yang pikiran-pikirannya bernas, Pius Rengka, memberikan komentar yang mencerminkan situasi politik di NTT.

Baca Juga :  Paket SIAGA Sampaikan Selamat Kepada Paket Melki-Johni, SPK : Yang Terpilih, Harus Tepati Janji!

Menurut Pius, ucapan Simon Petrus Kamlasi dapat diterima oleh semua lapisan masyarakat. Simon mampu memilih diksi sederhana tetapi sangat kongkrit.

“Ucapan Simon Kamlasi (di KPU NTT) mengena dan dimengerti oleh semua lapisan masyarakat karena pilihan diksi yang dipakai sederhana tetapi konkrit. Problem political leadership di NTT kan memang di situ, di eksekusi. Era globalisasi dan modernisasi politik sekarang, dicari pemimpin dengan kualitas strong leadership atau kepemimpinan politik yang kuat yang ditandai dengan eksekusi ucapan menjadi agenda setting lalu ke tindakan konkrit. Itulah pentingnya strong leadership itu.” Kata Pius Rengka.

Baca Juga :  Kampanye di Sumba, SPK Paparkan Program SIAGA Air Untuk NTT

Dengan latar belakang yang kuat dan visi yang jelas, Simon dan paket SIAGA berusaha untuk menunjukkan bahwa mereka bukan hanya sekadar berbicara, tetapi juga siap untuk merealisasikan semua gagasan yang ada demi kemajuan NTT. Kini, semua mata tertuju pada mereka, menunggu langkah-langkah selanjutnya dalam kampanye yang penuh tantangan ini.

Untuk diketahui, KPU NTT menggelar pleno penarikan nomor urut. Tiga pasangan calon gubernur yang mendaftar adalah Ansy Lema-Jane Natalia Suryanto yang mendapatkan nomor urut 1, Melki Laka Lena-Jonhi Asadoma yang memperoleh nomor urut 2, dan Simon Petrus Kamlasi yang mendapat nomor paket 3. Pengambilan nomor urut ini ikut disaksikan oleh seluruh pimpinan partai pendukung, tim pemenangan serta ratusan warga.

  • Bagikan