Selain pembuatan cool storage, juga akan diikuti dengan industri lainnya. “Kita buat pabrik ikan kaleng dan produk olahan lainnya berbasis ikan, sehingga ikan yang tadinya kita tampung tidak mubasir,” urai Jenderal Bintang Satu itu.
Jika Baranusa sudah mampu memproduksi olahan ikan secara besar – besaran maka pemerintah akan membuka akses penjualan ke rwtail modern maupun pasar online.
“Kita hentikan pengadaan ikan kaleng dari luar daerah dan kota masukan hasil produksi kita ke mall dan supermarket. Kita juga bisa masuk ke shoppi dan lazada dan lainnya,” jelas SPK.
Dia kembali menegaskan, jika industrialisasi di bidang perikanan ini berjalan dengan baik maka akan memberikan multiplayer effect.
“Nelayan sejahtera, dan masalah penggangguran bisa terurai,” pungkas SPK.***
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











