Masyarakat Keluhkan Infrastruktur dan Alat Pertanian
Di hadapan Andre Garu, tetua bernama Herson Yakob Amalo mengatakan,” Kami orang-orang tua dan masyarakat di sini sangat berterima kasih karena Pak Andre mau datang ke tempat kami. Doa kami akan selalu menyertai perjuangan Bapak”.
Menurut Yakob Amalo, tidak banyak pejabat yang mau datang ke tempat mereka medannya lumayan sulit.
“Tadi waktu mau ke sini pasti Pak Andre sudah rasakan medannya. Kalau musim panas kami masih bisa tersenyum, tapi kalau sudah musim hujan kami susah karena tidak ada jembatan,” keluhnya.
Selain itu, Yakob Amalo juga meminta agar nanti jika Paket SIAGA terpilih, desa-desa yang wilayahnya luas bisa dimekarkan untuk mendekatkan pelayanan.
“Kalau bisa desa-desa kami juga dimekarkan supaya pelayanan lebih dekat. Karena kami di sini sudah tertinggal, terbelakang, termiskin lagi,”” tandasnya.
Senada, Hans Tasesa juga berharap ada bantuan alat-alat pertanian seperti traktor, untuk membantu meningkatkan produktifitas mereka sebagai petani.
“Saya punya lahan satu hektar, namun karena dikelola secara manual sehingga belum semua saya kerjakan. Kalau ada traktor pasti hasilnya akan meningkat,” ungkapnya.
Selain itu, Hans juga mengeluhkan infrastruktur yang belum memadai sehingga pada musim hujan hasil pertanian mereka sulit untuk dipasarkan.
“Semoga pemimpin baru nanti bisa memperhatikan kesulitan kami,” harapnya.
Menanggapi keluhan masyarakat, Andre Garu mengajak masyarakat untuk mendoakan perjuangan Paket SIAGA sehingga nanti kalau Paket SIAGA yang memimpin, apa yang dikeluhkan bisa diperhatikan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











