“Pendamping desa semuanya berada di pak Melki, jadi kalau masuk ke Desa, ada tim pendamping desa yang bekerja. Jadi diam-diam saja. Itu digeser semua dari PKB ke PAN karena yang disusun pak menteri itu adalah teman baiknya pak Ahmad Yohan. Sahabatnya pak Melki. Ada 150 pendamping desa. Bergerak diantara mereka. By name by address,” tegasnya.
Ia lantas menyebut bahwa Calon Wakil Gubernur NTT nomor urut 2, Johni Asadoma belum memiliki kekuatan di tubuh partai Gerindra. Alasannya, Johni Asadoma belum setahun menjadi anggota partai Gerindra.
Namun, lanjut Anshor, dukungan dari Presiden RI, Prabowo Subianto kepada paket Melki-Johni semakin kuat menjelang pencoblosan nanti.
“Gerindra, pak Johni itu baru setahun menjadi anggota Gerindra. Sinerginya belum terlalu kuat di Gerindra. Tetapi dukungan pak Prabowo kepada kita pada Gerindra cukup kuat,” pungkasnya.
Dalam rekaman itu juga, Anshor mengaku mendapat informasi-informasi inteljen dari Kodim dan Polda NTT. Bahkan Anshor dengan tegas mengaku semua TNI berada di belakang Melki-Johni pada Pilgub NTT.
“Harus ada skenario dari sini untuk hajar, gimana (bagaimana) caranya. Harus ada skill, saya itu ada operasi khusus. Nanti kita lihat, nanti saya akan dapat report dari tim benak desa, saya akan dapat report juga dari Intel Kodim, intel Polda NTT. Tentara itu sudah di kita. Bukan netral lagi tentara, tentara di 02 jadi aman.” bebernya.
Muhammad Anshor, saat dikonfirmasi tim media, Jumat (22/11/2024) tidak merespon kendati sudah membaca pesan whatsapp yang dikirimkan kepadanya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











