“Polda NTT menyambut baik dan sangat mendukung kegiatan ini. Melalui buku ensiklopedia ini, generasi mendatang dapat mengenal lebih dekat sejarah dan peran penting kerajaan-kerajaan di Nusantara, khususnya di NTT,” ungkap Kombes Henry.
Adapun para tokoh adat dan raja yang hadir dalam kegiatan tersebut antara lain:
- Yoseph P. Lakumali – Raja Loro Lamaknen, Belu
- Yosep Mau Leon – Raja Duarato, Belu
- Alfons Bere Mali – Raja Dirun, Belu
- Robby Manot – Perwakilan Kerajaan Amfoang
- Yesaya R. Koroh – Perwakilan Kerajaan Amarasi
- Don Andre Martinus – Perwakilan Kerajaan Larantuka
- Bala Y.P. Kinanggi – Perwakilan Kerajaan Kui, Alor
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam mendokumentasikan sejarah dan nilai-nilai luhur dari kerajaan-kerajaan yang telah menjadi bagian penting dalam perjalanan bangsa Indonesia
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











