Dalam latihan PKD, fungsi koordinasi, komunikasi, dan komando antar unit dan instansi komunitas bandara diuji. Selain untuk menguji kesiapan dan kesigapan personel, latihan PKD juga ditujukan untuk menguji dokumen dan SOP, yakni Airport Emergency Plan (AEP), Airport Security Programme (ASP), serta Airport Disaster Management Plan (ADMP).
Aircraft accident exercise menguji kesiapan personel, fasilitas, standard operating procedure atau SOP, maupun koordinasi antar pihak terkait baik internal maupun eksternal.
Sementara untuk security exercise and domestic fire exercise mensimulasikan dua jenis latihan gabungan, yaitu penyanderaan, ancaman bom, dan gempa bumi di gedung terminal bandara, tepatnya di area kedatangan domestik. Simulasi ini turut melibatkan instansi keamanan eksternal dalam bantuan pengamanan bandara ketika terjadi situasi darurat keamanan.
“Latihan PKD juga merupakan salah satu wujud pemenuhan terhadap pilar People dan Process, yakni di mana kualitas SDM dan kolaborasi lintas sektor dalam ekosistem kebandarudaraan diuji. Sebagai perusahaan pengelola bandara terbesar kelima di dunia, InJourney Airports berkomitmen untuk secara berkesinambungan menjaga dan meningkatkan standar pelayanan, keamanan, dan keselamatan untuk menciptakan customer experience yang baik,” lanjut Wendo.
“Saya ucapkan terima kasih atas kerjasama dan koordinasi dari para personel dan para stakeholder terkait, juga kepada para pengguna jasa yang sudah kooperatif selama pelaksanaan proses latihan. Semoga kami terus dapat memberikan pelayanan dengan mengedepankan keamanan dan keselamatan kepada para pengguna jasa”, tutup Aidil.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











