“Kalau orang NTT tidak bekerja di sana, bisa-bisa beberapa sektor di Eropa lumpuh. Mereka mengisi banyak posisi strategis,” katanya.
Adapun di Batam, Melki menilai daerah ini menjadi simpul penting karena banyak warga NTT yang bekerja di kawasan industri, serta menjadikannya sebagai titik transit sebelum ke luar negeri.
“Pemprov akan bekerja sama dengan Pemkot Batam dan Pemprov Kepulauan Riau dalam penanganan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal NTT. Kami juga akan berkoordinasi dengan Paguyuban Keluarga NTT (PK NTT) untuk memastikan perlindungan dan pelayanan bagi PMI,” ujar Melki.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











