“Di Hotel Bahagia Satu kami temukan satu orang, sedangkan di Hotel Timor Megah terdapat empat orang,” katanya.
Balelay menjelaskan saat operasi itu terdapat pula beberapa kamar yang diduga sempat digunakan namun saat operasi berlangsung telah kosong, sehingga identitas para penghuni belum dapat didata secara lengkap oleh pihaknya.
“Ada beberapa kamar yang diduga sempat digunakan namun saat operasi para pengihuninya telah kabur, sehingga identitas para penghuni tidak diketahui,” jelasnya.
Lanjut Thobias, di hotel yang menyiapkan stok wanita penghibur itu lanjut Thobias sudah diperingatkan agar segera menghentikan aktvitas seperti itu.
“ Kami sudah peringatakan agar menghentikan kegiatan seperti itu dihentikan. Tidak boleh lagi menampung atau menyiapkan stok wanita penghibur seperti itu. Kami akan terus pantau dan kalau ditemukan lagi, kami akan usulkan ke instansi berkompoten untuk cabut izin usaha hotel tersebut,” kata Thobias.
“ Sementara untuk yang pasangan illegal, diperingatkan, dinasihati dan disuruh pulang ,” tutup Thobias
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











