ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Untuk Jabarkan Visi Misi Gubernur dan Wagub NTT, Dinas PUPR akan Fokus Untuk Tiga Program Utama

Avatar photo
Editor: ANTON TAOLIN
  • Bagikan

Beny juga memaparkan, untuk menghubungkan permukiman penduduk dengan sentra-sentra pangan, dibutuhkan akses jalan yang lancar. Salah satu persoalan di NTT terkait jalan. Saat ini kemantapan jalan provinsi sepanjang 2.600 kilometer dan jalan kabupaten sepanjang 19.000 kilometer masih di bawah 75 persen.

Berbeda dengan kemantapan jalan nasional sebut Beny, sekitar 2.000 kilometer rata-rata mencapai 95 persen.

Karena itu dibutuhkan kolaborasi, mulai dari kabupaten dan provinsi, pemerintah pusat dan dunia usaha. Ini agar bersama-sama menangani ruas jalan yang saat ini dalam kondisi rusak, bahkan belum sama sekali dibangun.

Baca Juga :  BPJN NTT Tahun Anggaran 2025 ini Mendapat Alokasi Dana Rp591 Miliar

“Pemantapan jalan akan mendukung kepada lancarnya distribusi pangan dari titik-titik sentra pangan ke penduduk yang di situ juga ada stunting-nya tinggi dan kemiskinan ekstremnya tinggi,” kata Beny.

Untuk mengatasi krisis air di masyarakat jelas Beny Dinas PUPR NTT menargetkan membangun satu embung di setiap desa. Ini karena saat ini, layanan air minum di NTT baru mencapai 88 persen, masih di bawah standar yakni 95 persen.

Baca Juga :  Danrem 161/Wira Sakti Pimpin Apel Gelar Pasukan Pengamanan VVIP Kunker Presiden RI di Kupang

“Jadi masih ada gap. Ke depan kita akan membawa air dari sumber-sumber air ke titik tertentu kemudian disambung ke masyarakat,” sebutnya.

Untuk mempercepat program ini, perlu melibatkan pemerintah kabupaten dan pemerintah pusat. Adapun rumah tidak layak huni di NTT mencapai 450.000 lebih rumah dan backlog yang juga masih tinggi.

  • Bagikan