“Ketersediaan air menjadi kunci utama peningkatan produktivitas pertanian. Karena itu, sistem yang dibangun harus mampu menjangkau lebih luas dan beroperasi secara efisien,” ujar Dody dalam peninjauan tersebut.
Diamenyebutkan kebijakan pemerintah menempatkan swasembada pangan sebagai salah satu prioritas pembangunan nasional. “ Karena itu infrastruktur air menjadi instrumen penting untuk menjaga stabilitas produksi pangan, terutama di daerah-daerah dengan tingkat kerentanan kekeringan yang tinggi ,” ujarnya.
Di sela-sela kunjungan, Menteri PU juga berdialog dengan kelompok tani di wilayah Kapasiok. Para petani menyampaikan aspirasi terkait kebutuhan penambahan titik sumur bor untuk memperluas layanan irigasi serta dukungan penggunaan panel surya guna mengurangi biaya operasional pompa air.
Selain meninjau sektor sumber daya air, kunjungan kerja Menteri PU juga dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao untuk menyampaikan sejumlah usulan pembangunan infrastruktur prioritas.
Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk menyerahkan langsung dokumen proposal kepada Menteri PU yang berisi usulan pengalihan status sejumlah ruas jalan provinsi menjadi jalan nasional. Selain itu perbaikan ruas jalan yang mengalami kerusakan, pembangunan akses menuju Titik Nol Pulau Rote, pembangunan jembatan di Kecamatan Rote Tengah, hingga pembangunan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) dengan sistem sanitary landfill.
Merespons proposal tersebut, Menteri PU memberikan sinyal positif dengan menginstruksikan jajaran direktorat teknis terkait untuk segera melakukan kajian dan tindak lanjut sesuai kewenangan masing-masing.
Rangkaian kunjungan kerja kemudian ditutup dengan peninjauan ruas Jalan Letelangga yang mengalami kerusakan struktur. Dalam kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao meminta agar sebelum dilakukan pekerjaan fisik, terlebih dahulu dilaksanakan kajian hidrologi bawah permukaan.
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk mengatakan kunjungan Menteri PU bukan sekadar agenda seremonial.
“ Kehadiran pemerintah pusat diharapkan menjadi titik awal percepatan pembangunan infrastruktur dasar yang selama ini menjadi kebutuhan mendesak masyarakat. Mulai dari penyediaan air bersih, peningkatan produktivitas pertanian, hingga penguatan konektivitas antar wilayah ,” kata Paulus Henuk
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











