Kapolda NTT juga mengapresiasi pemanfaatan peralatan teknologi pencarian modern, seperti sonar multibeam, ROV (drone bawah laut), underwater scooter, drone udara, serta tim penyelam profesional, yang dikerahkan untuk memperluas dan memperdalam area pencarian.
“Sinergi, soliditas, dan kolaborasi seluruh unsur SAR mencerminkan komitmen negara dalam melindungi keselamatan manusia, khususnya di wilayah perairan Nusa Tenggara Timur,” lanjut Kombes Pol Henry.
Polda NTT memastikan bahwa operasi SAR akan terus dilanjutkan sesuai hasil evaluasi dan perpanjangan waktu pencarian, dengan tetap mengedepankan keselamatan personel dan harapan keluarga korban.
Di akhir pernyataannya, Kapolda NTT melalui Kabidhumas juga mengajak masyarakat untuk mendoakan seluruh korban serta mendukung kerja Tim SAR, serta mengimbau agar setiap aktivitas pelayaran selalu mengutamakan keselamatan dan kepatuhan terhadap kondisi cuaca.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











