ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Bupati Lembata Dorong Sinergi Lintas Sektor untuk Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis 3T

Avatar photo
Reporter : CR 1Editor: ANTON TAOLIN
  • Bagikan

“Kita harus memastikan semua lokasi higienis dan tertata rapi. Ketika tim pusat datang melihat, mereka bisa menyaksikan praktik terbaik yang dilakukan Lembata,” tambahnya.

Pendataan Jadi Dasar Implementasi Program

Dalam kesempatan yang sama, Asisten I Quintus Irenius Suciadi melaporkan bahwa tim satuan tugas MBG 3T telah menyelesaikan pendataan lokasi SPPG 3T (Satuan Pelaksana Program Gizi)serta calon penerima manfaat di seluruh kecamatan.

Pendataan ini, kata Quintus, akan menjadi dasar pelaksanaan program secara terintegrasi dan berkelanjutan. Ia menjelaskan bahwa proses pengumpulan data melibatkan koordinasi lintas level, mulai dari camat hingga kepala desa.

Baca Juga :  Rekomendasi DPRD Dibalas Penjelasan Cerdas Pemkab Malaka

“Pendataan yang akurat adalah kunci agar program ini tepat sasaran. Kami ingin memastikan setiap bantuan gizi diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” ujar Quintus.

Ia menambahkan, data tersebut juga akan digunakan untuk merancang rencana kerja teknis kecamatan, yang menyesuaikan potensi lokal seperti hasil pertanian, peternakan, dan perikanan. Dengan demikian, bahan baku program MBG 3T dapat bersumber dari produksi masyarakat sendiri.

Baca Juga :  Dekranasda NTT Luncurkan Brand Minuman Haydrink

Partisipasi dan Harapan

Rapat yang dimulai sejak pukul 09.00 WITA ini berlangsung produktif dengan beragam masukan dari peserta. Para camat menyoroti perlunya penguatan logistik di daerah sulit akses, sementara para investor meminta kepastian kemitraan dan kejelasan mekanisme kerja sama dengan pemerintah daerah.

Pemerintah Kabupaten Lembata berharap hasil pertemuan tersebut menjadi momentum penting dalam mempercepat pelaksanaan program MBG 3T di seluruh kecamatan. Program ini diharapkan tidak hanya berperan dalam menekan angka stunting, tetapi juga menggerakkan ekonomi pangan lokal melalui pemberdayaan petani, nelayan, dan peternak kecil.

Baca Juga :  Bupati Tuaq! Gebyar Titi Jagung Bukan Sekadar Lomba, Tapi Panggilan Jiwa untuk Bangun Daerah

“Tujuan kita bukan hanya memberi makan gratis, tetapi membangun sistem pangan yang kuat dan mandiri bagi masyarakat Lembata,” tegas Bupati Kanisius.

Dengan sinergi lintas sektor yang solid dan pengelolaan data yang akurat, Pemkab Lembata optimistis Program Makan Bergizi Gratis 3T dapat menjadi contoh keberhasilan implementasi kebijakan gizi berkelanjutan di wilayah kepulauan Indonesia Timur

  • Bagikan