ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Bergerak Cepat, Ditpolairud Polda NTT Pulihkan Wilayah Terdampak Banjir Rob di Kupang Barat

Avatar photo
Reporter : AVRANDO Editor: ANTON TAOLIN
  • Bagikan

Banjir rob terjadi akibat fenomena air pasang penuh yang disertai gelombang tinggi. Banyak warga tidak mengetahui potensi bencana ini karena minimnya informasi mengenai prakiraan cuaca di wilayah pesisir.

Selain Ditpolairud Polda NTT, berbagai pihak turut berperan dalam operasi kemanusiaan ini, termasuk personel Lantamal VI Kupang (1 personel), Babinsa Kupang Barat (3 personel), Bhabinkamtibmas Kupang Barat (1 personel), Tagana (45 personel), Puskesmas Pembantu Tablolong (4 personel) dan Puskesmas Batakte (3 personel).

Dirpolairud Polda NTT menegaskan bahwa pihaknya akan terus membantu masyarakat pesisir yang terdampak dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan kebutuhan warga terpenuhi.

Baca Juga :  Pj. Gubernur NTT Minta Pengelolaan Anggaran Harus Memberi Manfaat Maksimal Kepada Masyarakat

“Kami akan terus berupaya membantu masyarakat yang terdampak dan mendorong peningkatan sosialisasi informasi cuaca bagi warga pesisir agar kejadian serupa dapat diantisipasi lebih baik,” tegasnya.

Masyarakat diharapkan tetap waspada terhadap potensi banjir rob dan gelombang tinggi yang masih bisa terjadi dalam beberapa waktu ke depan.

 

  • Bagikan