Menurutnya, semangat Majelis Klasis Kupang Tengah harus menjadi motor penggerak untuk mengatasi berbagai permasalahan.
Ia juga mengajak para peserta sidang untuk menjadikan momen tersebut sebagai media evaluasi dan introspeksi terhadap seluruh proses kerja majelis klasis. Menurutnya, dalam bermusyawarah, nilai dan etika demokrasi harus selalu dikedepankan, dengan mengutamakan objektivitas dan semangat kebersamaan dalam pengambilan keputusan.
Di akhir sambutannya, Alexon Lumba memberikan harapan agar sidang tersebut dapat menghasilkan pemikiran-pemikiran cerdas yang relevan dengan kondisi jemaat masing-masing. “Selamat bersidang, semoga dapat menghadirkan kehidupan jemaat yang lebih baik melalui ide-ide dan program-program yang bermanfaat,” pungkasnya.
Sidang Majelis Klasis Kupang Tengah ke-41 ini menjadi platform penting untuk mempererat kolaborasi antara gereja dan pemerintah, demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kupang.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











