SOE, fokusnusatenggara.com — Kalau toh Jesika Taniu dan Sarifa Taniu dua anak tak berdosa ini tewas dibunuh ayahnya tentu bukannya “ Salah Bunda Mengandung”. Dua anak gadis tak berdosa ini tewas diparang, dicakok ayahnya Yani Taniu, Senin 3 Maret 2025
Peristiwa tragis terjadi di RT 014 RW 007 di Kali Noeponof Desa Skinu, Kecamatan Toianas, Kabupaten imor Tengah Selatan ( TTS ) , Provinsi NTT.
Kejadian mengerikan ini terjadi di RT 014 RW 007 pada Senin,03/03/2024, Pagi, ketika keluarga tersebut sedang berada di kebun.
Selain membunuh kedua anak gadisnya Yani Taniu juga menganiaya istrinya, Nia Bobe (39) dan kerabatnya Nikanor Leni (66).
Nia Bobe mengalami luka serius dan sementara mengamankan diri. Sementara Nikanor Leni mengalami luka berat dan sementara dirawat intensif di Puskesmas Toianas, Kabupaten TTS.
Menurut keterangan ibu korban, Nia Bobe, pagi itu ia bersama suami dan kedua anak mereka pergi ke kebun.
Sesampainya dikebun Ny. Nia Bobe dan suaminya mulai bekerja. Sementara kedua anak mereka, Jesika Taniu dan Sarifa Taniu, bermain di sungai untuk mencari udang dan kepiting.
“Saya ajak suami saya ke kali untuk membantu anak-anak mencari udang dan kepiting. Namun tiba-tiba suami saya marah dan berkata, ‘Kau omong-omong saya maksudnya apa?’ Saya jawab, ‘Kenapa kau marah-marah?’” kata Nia Bobe menceritakan kejadian itu.
Tanpa diduga, Yani Taniu langsung menyerang dan memegang anak bungsu mereka, Jesika Taniu, lalu membunuhnya di tempat.
Setelah itu, ia menyimpan jasad anaknya dan mengejar anak kedua mereka, Sarifa Taniu. Dalam upaya melarikan diri, Sarifa terjatuh, dan pelaku langsung menghabisinya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











