Sementara itu Kepala Satgas Operasi Damai Cartenz 2024 Brigadir Jenderal Faizal Ramadhani menjelaskan, kejadian itu terjadi saat helikopter yang diawaki Glen Malcolm mendarat di Distrik Alama, Mimika. Helikopter itu membawa empat penumpang, di antaranya dua orang dewasa berprofesi tenaga kesehatan, seorang bayi, dan seorang anak.
Aparat keamanan setempat menyebut Distrik Alama merupakan distrik yang terisolir. Untuk tiba di sana hanya bisa ditempuh menggunakan helikopter. Kepala Hubungan Masyarakat Satgas Damai Cartenz 2024 Kombes Bayu Suseno mengatakan, aparat telah menerima informasi dari D seorang saksi di TKP. Dalam kesaksiannya, TPNPB-OPM langsung menghadang pilot beserta penumpangnya menggunakan senjata api. “Saat itu pilot Glen Malcolm Conning langsung dibunuh oleh anggota pasukan TPNPB OPM yang oleh kami disebut kelompok criminal bersenjata ( KKB ). Setelah dibunuh, jenazah pilot asal Selandia Baru itu dibawa ke helicopter tersebut ,” kata Kombes Bayu Suseno ( 5/8).
Kombes Bayu Suseno juga menyebutkan kelompok TPNPB OPM juga membakar helikopter berjenis IWN, MD. 500 ER PK milik PT Intan Angkasa Air Service yang dibawa Glen Malcolm. “ Pilot Glen Malcolm dibunuh. Namun para penumpang dilepaskan dalam keadaan selamat. Ini karena mereka warga setempat yakni asal Distrik Alama,” katanya..
Kombes Bayu mengatakan, saat ini TNI dan Polri beserta jajaran Polres Mimika masih mengejar kelompok kriminal bersenjata yang menyandera dan membunuh pilot tersebut.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











