Pesan tersebut sontak mendapat perhatian serius dari para peserta dan orang tua yang hadir. Kapolda bahkan meminta agar setiap upaya percaloan segera dilaporkan, termasuk melalui layanan darurat 110.
“Kalau ada yang datang menawarkan jasa kelulusan, segera laporkan ke saya atau ke layanan 110. Lebih baik kalian belajar dan berdoa, itu yang paling tepat,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Kapolda juga memberi motivasi kepada peserta agar percaya pada kemampuan diri sendiri. Menurutnya, keberhasilan hanya bisa diraih melalui kerja keras, kesiapan, disiplin, dan doa.
“Kalian lulus karena usaha kalian sendiri, karena kesiapan kalian sendiri, karena kepintaran kalian sendiri. Jadi harus percaya diri dan tetap semangat,” ungkapnya.
Kehadiran Kapolda NTT di lokasi ujian menjadi suntikan motivasi tersendiri bagi peserta, terutama bagi mereka yang telah berulang kali mencoba mengikuti seleksi AKPOL.
“Yakin bahwa kalian bisa lulus tahun ini, apalagi yang sudah berkali-kali mencoba. Tetap semangat,” pesan Kapolda menutup arahannya.
Kegiatan peninjauan tersebut sekaligus menjadi bentuk komitmen Polda NTT dalam mewujudkan proses rekrutmen Polri yang BETAH — Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis — sehingga seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa intervensi maupun praktik percaloan
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











