ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Kasus Bunuh Diri Pratu Andi Tambaru Keluarga Bantah Keras : Bukan Karena Tuntutan Belis Rp250 Juta

Avatar photo
Reporter : AVRANDO Editor: ANTON TAOLIN
  • Bagikan

KUPANG, fokusnusatenggara.com  Kematian tragis Pratu Andi Tambaru (24), anggota TNI yang ditemukan tewas gantung diri di sebuah pohon asam di wilayah Kelurahan Mokdale, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao, memunculkan spekulasi yang beragam.

Kabar bahwa dirinya bunuh diri akibat tuntutan belis senilai Rp 250 juta dibantah oleh keluarga pihak pacarnya, Manja Mooy.

Dalam sebuah unggahan media sosial, Dhesianthy Tapatab, yang mengaku sebagai anggota keluarga Manja, menyatakan bahwa tudingan tersebut tidak benar.

Baca Juga :  Dugaan Korupsi Proyek Pembangunan Sekolah di Kota dan Kabupaten Kupang Jaksa Geledah Kantor BP2JK NTT

“Keluarga kami tidak pernah menuntut belis sebesar itu. Dalam tradisi kami, baik dari pihak ayah maupun ibu, tidak ada belis yang mencapai angka tersebut,” tulis Dhesy, Senin (13/1/2025) seperti dilansir batastimor.com.

Dhesy menegaskan bahwa keluarga mereka hanya ingin meluruskan informasi untuk menghindari kesalahpahaman yang dapat memperburuk situasi.

Ia menyebut keluarga juga tengah terpukul atas kejadian ini.

Baca Juga :  Lakukan Kekerasan Terhadap Siswa, Guru SMA Negeri Lobalain Dipolisikan

Sementara itu, menurut Danrem 161 Wira Sakti Kupang, Brigjen TNI Joao Xavier Barreto Nunes, permasalahan asmara menjadi latar belakang dugaan bunuh diri Pratu Andi.

  • Bagikan