KUPANG, fokusnusatenggara.Com – Mabes TNI Angkatan Darat (AD) akhirnya memberi kesempatan kedua bagi Yohanes Ande Kala alias Joni (19) untuk mengikuti tes masuk menjadi prajurit TNI tahun 2024. Remaja yang akrab disapa Joni itu dinyatakan gugur saat mengikuti tes seleksi prajurit yang digelar di Korem 161 Wira Sakti Kupang, NTT, sejak 14 Juli 2024 lalu karena tingginya tidak memenuhi syarat, hanya 155,8 cm. Kepala Penerangan Komando Daerah Militer IX/Udayana Kolonel Infantri Agung Udayana membenarkan Joni yang telah dinyatakan gugur itu kembali dipanggil mengikui tes lanjutan. “Iya benar, kemarin setelah kita dapat informasi itu, kita langsung laporkan ke Mabes AD, akhirnya diberikan kesempatan lagi untuk iku tes lanjutan. Pertimbangannya, karena Joni mendapat penghargaan dari Panglima TNI dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan berkat aksi heroik Joni dalam upacara bendera HUT RI, 17 Agustus 2018 lalu ,” kata Kolonel Infantri Agung Udayana ( 6/8).
Penghargaan dari Panglima TNI dan Mendikbud itu sebut Kolonel Infantri Agung Udayana menjadi bahan pertimbangan pimpinan angkatan darat agar Joni bisa melanjutkan tes seleksi prajurit. “Piagam Penghargaan yang diterima Joni, telah dilaporkan ke Mabesad. Perintah dari Mabesad untuk diberikan kesempatan mengikuti tes, nanti akan kita gali apakah ada potensi-potensi dirinya yang lebih di bidang lainnya,” ungkap Kolonel Inf Agung Udayana.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










