ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Komisi XII DPR-RI Kunjungi PLTS Oelpuah Dorong Pengembangan Energi Bersih di NTT 

Avatar photo
Editor: ANTON TAOLIN
  • Bagikan

Sistem Timor: Memiliki Daya Mampu (DM) 186 MW dengan Beban Puncak 125 MW. Cadangan daya akan semakin besar dengan penambahan 50 MW.

Sistem Flores: Memiliki Daya Mampu 119 MW dengan Beban Puncak 99 MW.

Sistem Sumba: Didominasi oleh Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD), sehingga ketersediaan dayanya terbatas.

Total daya EBT di NTT saat ini adalah 46,20 MW, bauran energi  tahun 2024 adalah 9,5% . Menurut Eko, peluang pengembangan EBT, khususnya PLTS, terbesar berada di Pulau Sumba.

Baca Juga :  OJK NTT Bantu 100 Juta Kepada Masyarakat Kota

Anggota Komisi XII DPR-RI, Dr. Ramson Siagian, menambahkan bahwa potensi pergeseran dari energi fosil ke EBT, terutama panas bumi dan surya, di NTT sangat besar. Ia menegaskan komitmen Komisi XII untuk mendukung pemenuhan kebutuhan listrik yang bersih dan ramah lingkungan bagi seluruh masyarakat NTT.

Kunjungan ini dihadiri oleh berbagai pihak penting, termasuk perwakilan dari Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Direktur Utama PT PLN Energi Primer Indonesia (EPI), serta jajaran manajemen dari beberapa perusahaan energi terkemuka.

Baca Juga :  Siapa Dalang Dibalik Skandal Pembelian MTN Bank NTT ?

Kebutuhan listrik adalah kebutuhan pokok yang harus dinikmati oleh seluruh masyarakat. Oleh karena itu, pengembangan EBT sebagai sumber energi bersih dan ramah lingkungan menjadi prioritas untuk mencapai swasembada energi.

  • Bagikan