ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Gubernur NTT Ajak KSP Kopdit Swasti Sari bersama KopDes Merah Putih Saling Mendukung Dalam Pengembangan Ekonomi Masyarakat

Avatar photo
Reporter : DICKY TAUNAISEditor: ANTON TAOLIN
  • Bagikan

Pada kesempatan tersebut Gubernur juga mendorong KSP Kopdit Swastisari untuk mendukung Program One Village One Product (OVOP) atau Satu Desa Satu Produk Unggulan serta Gerakan Beli NTT. Hal tersebut agar koperasi juga dapat maksimalkan potensi yang ada di desa-desa serta juga mampu meningkatkan daya beli masyarakat terhadap produksi barang atau jasa lokal hingga nantinya dapat masuk dalam pasar domestik.

Baca Juga :  BI Tepis Berbagai Isu Seputar Peluncuran Mata Uang Baru

Sementara itu, Laporan Ketua Pengurus KSP Pengurus Kopdit Swasti Lambertus Tukan menjelaskan, capaian KSP Kopdis Swastisari diantaranya pertumbuhan anggota saat ini mencapai 205.854 orang anggota, dan mempekerjakan 535 karyawan. Selain itu KSP Kopdit Swastisari juga memiliki pertumbuhan modal mencapai Rp 217.728.855.978 dan memiliki aset senilai Rp 1.194.748.641.197 serta Sisa Hasil Usaha Rp 17.313.462.603 dan NPL 2,18 %.

Lambertus juga mengatakan hasil audit menunjukkan KSP Kopdit Swasti Sari pada Tahun Buku 2024 adalah Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Baca Juga :  HIPMI NTT Berbagi Kasih Dengan PA Sonaf Maneka

Ketua Puskopdit BK3D Timor, Dominggus Wara Sabon mengungkapkan koperasi harus berjalan dengan profesional bertanggung jawab serta memiliki komitmen dan tanggung jawab dar setiap pengurus.

”Manajemen dalam koperasi harus diisi oleh SDM yang baik dan handal yang mampu mengelola sistem, saling menghormati, jangan saling mencurigai, mampu mencari solusi terhadap masalah, serta komitmen dan tanggung jawab untuk mengurus koperasi,” ujar Dominggus.

  • Bagikan